Cara Memulai Bisnis Kuliner Bagi Pemula, 100% Sukses!

  • Bagikan
cara memulai bisnis kuliner

Untuk anda yang ingin mencari usaha yang menjanjikan, bisnis kuliner adalah pilihan yang tepat. Karena makanan merupakan bahan pokok yang selalu dibutuhkan setiap hari. Lalu, bagaimana cara memulai bisnis kuliner bagi pemula?

Sebelum memulai bisnis, Anda harus bertanya pada diri sendiri. Apakah Anda hanya ingin membangun bisnis yang dapat memanfaatkan trend yang lagi booming, atau Anda ingin membangun bisnis yang dapat bertahan dari segala trend. Apabila Anda menginginkan bisnis yang dapat bertahan lama, maka usaha kuliner adalah pilihan tepat untuk anda.

Mengapa Anda Memilih Bisnis Kuliner?

bisnis kuliner

Bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang dapat bertahan dari segala hal. Tentunya, hal tersebut juga harus anda imbangi dengan kualitas makanan dan minuman yang Anda sajikan. Dan terlepas dari hal tersebut, bisnis kuliner akan tetap menjadi bisnis yang sangat menguntungkan. Untuk Anda yang masih meragukan bisnis ini, berikut beberapa alasan untuk memulai bisnis kuliner yang menjanjikan ini.

Baca Juga: 11 Cara Memulai Bisnis dari Nol Agar Sukses

1. Kebutuhan Pokok

Selain tempat tinggal dan sandang, pangan merupakan salah satu dari kebutuhan pokok setiap insan. Akan tetapi saat ini, pangan tersebut telah berkembang menjadi sebuah usaha. Dan cobalah lihat, banyak orang berlomba lomba untuk menjalankan bisnis ini.

2. Dapat Menjadi Waralaba

Selain menjadi kebutuhan pokok, bisnis kuliner juga merupakan salah satu bisnis yang sering beralih fungsi menjadi bisnis waralaba. Lihat saja berbagai restoran cepat saji dari satu kota, dan kemudian restoran cepat saji tersebut dapat berkembang di Dunia. Anda juga dapat melihat beragam bisnis kuliner kekinian mulai dari gerobak pinggir jalan, dan kini ada ribuan gerobak yang identik dengan franchise di seluruh Indonesia. Dengan membuka bisnis franchise, Anda akan mendapatkan hasil yang melimpah.

Baca Juga: 10 Daftar Bisnis Franchise Dibawah 5 Juta Terlaris

3. Mudah Beradaptasi

Trend makanan akan terus berkembang. Anda harus bisa beradaptasi dengan pekerjaan Anda sebagai pemilik bisnis kuliner.

Untungnya, bisnis ini mudah dimodifikasi. Hal itu tentu akan menjadikan salah satu bisnis paling fleksibel yang mengikuti perkembangan zaman.

4. Lebih Sederhana

Berbeda dengan bisnis lain, bisnis kuliner masih cenderung sederhana. Anda hanya perlu memasak dan menjual. Jika Anda tidak tahu cara memasak, Anda dapat membeli resep dari orang-orang berpengalaman dan kemudian mempekerjakan seseorang yang bisa memasak. Oleh karena itu, Anda hanya fokus pada gambaran besarnya, yaitu mengelola pemasaran dan keuangan perusahaan agar bisa bertahan lama.

4 Alasan di atas, hanyalah sedikit dari sekian alasan mengapa bisnis kuliner yang sangat menjanjikan untuk Anda. Alasan tersebut dapat menggambarkan situasi bisnis saat ini di banding bisnis lain.

Cara Memulai Bisnis Kuliner Bagi Pemula

cara memulai bisnis kuliner

Untuk Anda yang ingin untuk terjun ke bisnis kuliner di tahun 2020, maka anda haruslah memahami cara memulai bisnis kuliner berikut.

1. Tentukan Produk

Tentukan produk yang akan dijual sebelum memulai usaha. Bisnis kuliner sejatinya merupakan bisnis kuliner modal kecil dan sangat luas. Sebab di Indonesia sendiri, berbagai usaha mulai dari masakan nusantara hingga masakan luar negeri saat ini lagi booming. Nah untuk itu, sebaiknya tentukan dulu produk atau jenis makanan yang akan anda jual. Biasanya bisnis kuliner unik sangat dicari.

2. Modal Usaha

Seperti bisnis lainnya, bisnis kuliner juga membutuhkan modal. Besar kecilnya usaha yang ingin Anda mulai akan menentukan besarnya modal yang harus Anda persiapkan. Tentunya jika ingin terjun langsung di bidang bisnis kuliner membutuhkan modal yang berbeda dibandingkan jika memutuskan untuk membangun warung makan sederhana. Jika Anda kekurangan modal, Anda selalu dapat meminjam dari koperasi, bank, atau beberapa penyedia layanan pinjaman misalnya FIF.

Namun, Anda perlu mempertimbangkan keuntungan dan kerugian pinjaman modal. Jika tidak ada syaratnya, sebaiknya mulai usaha memasak skala kecil dulu. Jangan terlalu dibesar-besarkan. Misalnya dengan berjualan makanan ringan seperti kentang goreng. Tapi ingat, saat Anda memulai bisnis, jangan langsung menghabiskan keuntungan yang Anda dapatkan. Biarkan keuntungan ini sebagai kebutuhan belanja modal.

3. Lokasi Usaha Strategis

Lokasi menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan. Karena jika lokasi yang Anda pilih terlalu jauh, lebih sedikit orang yang mengetahui bisnis Anda. Kecuali itu konsep bisnis Anda. Namun perlu diingat, jika memang ingin membangun bisnis memasak jarak jauh, Anda harus melakukan aktivitas pemasaran yang intensif. Jangan sampai tertukar dengan bisnis kuliner yang melegenda, meski letaknya di pelosok tapi tetap diburu konsumen.

4. Cita Rasa Menu

Cita rasa menu haruslah anda pikirkan matang- matang. Selain masalah teknis, cita rasa menu yang Anda sediakan juga penting. Karena pada akhirnya, rasa inilah yang membuat orang kembali ke tempat Anda lagi dan lagi.

Jika Anda hanya menyediakan makanan dengan cita rasa biasa, ketimbang lokasi strategis, bisnis kuliner Anda tidak akan bertahan lama. Jika memang ingin memulai bisnis kuliner yang menguntungkan, maka perhatikan baik-baik kualitas rasanya. Untuk itu, anda dapat mencobanya dengan orang terdekat untuk menemukan menu yang cocok untuk orang Indonesia.

5. Tentukan Suplier Bisnis

Tentunya Anda perlu menyediakan bahan baku dasar agar bisa diolah menjadi produk jadi. Untuk itu, Anda membutuhkan suplier yang bisa menyediakan bahan baku yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Bagi para pemula, mungkin bisa melakukannya sendiri dengan berbelanja di pasar. Namun, jika bisnis Anda besar, Anda dapat membeli langsung dari pemasok atau produsennya.

Seperti restoran berbintang lainnya, Anda bisa langsung mendapatkan bahan-bahan terbaik yang ada di pasaran. Selain itu, dengan mencapai kesepakatan dengan pemasok, Anda tetap dapat membayar di akhir waktu. Tentu saja, jika pihak kedua setuju.

6. Tenaga Tambahan

Hal ini tergantung pada bisnis kuliner tempat Anda berada. Jika Anda ingin membuka restoran, maka Anda pasti membutuhkan karyawan. Sangat cocok untuk membantu menyiapkan makanan, cocok sebagai pramusaji, kasir, pencuci piring, dll. Jika hanya ingin mendirikan warung makan, maka memang tidak perlu ada tenaga tambahan untuk hadir. Hanya saja, jika Anda mempekerjakan satu atau dua orang, Anda akan mengurangi beban kerja.

7. Target Pasar

Target pasar akan sangat mempengaruhi bisnis kuliner yang akan Anda mulai. Jika target demografis Anda adalah kelas menengah ke atas, maka tentunya lebih dari sekedar memasak di rumah. Ini juga terkait dengan belanja modal yang akan Anda keluarkan di masa mendatang. Jika hanya menyasar kelas menengah ke bawah, belanja modal akan lebih sedikit. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan rencana usaha kecil. Riset pasar akan dilakukan untuk membantu Anda mengembangkan bisnis di masa depan.

8. Promosi

Saat Anda memulai bisnis kuliner sendiri, tentunya akan ada fase yang ramai dan sepi. Pada saat teduh ini, sebaiknya Anda aktif melakukan kegiatan promosi untuk menarik minat pembeli kembali. Promosinya juga beda-beda, bisa diskon, beli satu gratis satu, promosi paket dan lain sebagainya. Itu saja, hitung dulu dengan cermat. Dengan cara ini Anda tidak akan tersesat di masa depan.

9. Media Sosial

Di era teknologi saat ini, media sosial sudah menjadi kebutuhan untuk menjalankan sebuah usaha, terutama bisnis kuliner online. Karena hanya dengan bantuan media sosial Anda dapat menarik lebih banyak konsumen potensial tanpa mengeluarkan jutaan rupiah untuk iklan. Anda bisa menggunakan Instagram, Facebook atau Twitter. Ketiganya tetap menjadi media sosial yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

10. Izin Usaha

Indonesia adalah negara hukum. Artinya, segala sesuatu yang dilakukan warganya harus berdasarkan peraturan perundang-undangan. Termasuk dalam kewirausahaan. Lisensi diperlukan untuk memulai bisnis. Sasaran pemerintah adalah memastikan bahwa bisnis Anda legal, tidak terlibat dalam industri ilegal, dan meminta pertanggungjawaban.

Pastikan untuk mendatangi kantor perizinan di masing-masing wilayah Anda untuk mengurus bisnis kuliner Anda. Jika bisnis Anda besar, maka jika orang Indonesia yang mayoritas beragama Islam menjadi target pasar utama Anda, maka jangan lupa untuk menjaga NPWP dan sertifikasi halal Anda. Dengan cara ini tidak akan ada masalah kedepannya.

11. Punya Ciri Khas Sendiri

Bisnis kuliner modal kecil untung besar yang anda jalani ini haruslah punya ciri khas yang berbeda. Oleh karena itu, ciptakanlah menu yang mempunyai ciri khas berbeda sehingga mempunyai keunikan tersendiri.

Nah hal tersebut bertujuan untuk mengenali brand kita, sehingga orang akan selalu menginggat produk yang kita ciptakan.

12. Mudah di Jangkau

Kemudahan kontak konsumen tidak hanya terkait di mana bisnis kuliner Anda didirikan, tetapi juga terkait dengan kemudahan akses bisnis Anda oleh konsumen digital.

Di era digital ini, orang akan menemukan lebih banyak informasi sendiri dengan menjelajahi Internet. Jika Anda ingin bisnis makanan lebih mudah dikenal banyak orang, silahkan daftarkan bisnis Anda melalui Google. Anda juga bisa bekerjasama dengan layanan aplikasi ojek online seperti GO-JEK dan Grab. Pasalnya, bisnis kuliner yang cocok untuk anak muda ini akan semakin banyak orang yang menggunakan layanan kedua aplikasi tersebut untuk membeli makanan daripada langsung pergi ke tempat makan

13. Pelayanan yang Ramah

Pelayanan yang terbaik untuk konsumen. Kecuali Anda membuka bisnis kuliner di Prancis, konsumennya adalah rajanya. Suka atau tidak suka, konsumen akan selalu mengeluh tentang makanan yang Anda sajikan. Betapapun menariknya, selama mereka membicarakan bisnis Anda, akan selalu ada kata “tetapi”. Misalnya makanannya enak, tapi pelayanannya lama, atau rasanya enak, tapi harganya mahal.

Keluhan tersebut bisa Anda jawab melalui pelayanan yang ramah. Bentuk pelayanan tersebut dapat dilihat dari seberapa sering konsumen diterima dengan tulus, seberapa banyak senyum yang disampaikan kepada konsumen dan cara penanganan keluhan konsumen. Jangan sampai Anda atau pelayan Anda menyapa dengan santai, tanpa tersenyum, dan marah saat pelanggan mengeluh.

14. Pembukuan

Anda haruslah mengatur laba rugi dalam pembukuan. Sebenarnya bisnis adalah suatu kegiatan yang mencari keuntungan dari perbedaan pengeluaran dan pendapatan. Jika Anda mengeluarkan lebih banyak, bisnis kuliner Anda tidak akan bertahan lama. Menghabiskan terlalu banyak modal sejak awal dapat membebani bisnis Anda. Sebagai contoh, beberapa bisnis kuliner gagal karena kesalahan dalam pengelolaan biaya.

Apalagi bisnis masakan rumahan tidak memiliki kekayaan yang tak terpisahkan. Oleh karena itu, yang terbaik adalah membedakan mana uang bisnis dan mana uang Anda. Banyak kegagalan bisnis hanya karena sang eksekutif menggerogoti uang perusahaan.

15. Evaluasi Kinerja

Lakukanlah evaluasi kinerja terhadap usaha anda. Menjalankan bisnis makanan tanpa evaluasi sama halnya dengan berjalan tanpa mengetahui arah. Anda akan tersesat dan tidak tahu langkah apa yang harus diambil. Jangan ragu untuk mengkritik diri sendiri saat mengevaluasi. Karena ini merupakan langkah penting untuk menjamin kelangsungan bisnis kuliner Anda.

Jika Anda tidak melakukan penilaian, maka Anda tidak akan tahu apa yang salah. Jika ya, bagaimana Anda bisa sukses? Jika hasil evaluasi menunjukkan bahwa strategi yang Anda gunakan terbukti tidak efektif dan efisien, maka jangan ragu untuk mengecek strategi bisnis Anda.

Baca juga: 6 Bisnis Online Untuk Pelajar Paling Menguntungkan

Penutup

Dengan memahami cara memulai bisnis kuliner yg menjanjikan diatas, Anda pasti akan sukses.

Ingat! Apapun jenis usaha yang anda jalani, jangan ragu untuk terus berinovasi. Karena jika Anda tidak berani berinovasi, maka Anda akan jatuh ke pusaran konsistensi.

Tetap Semangat bekerja dan semoga berhasil dan sukses!

  • Bagikan