Waralaba: Pengertian, Jenis, Tipe dan Contohnya

                       

Waralaba

Pada kesempatan kali ini Gagego Media akan membagikan pembahasan mengenai waralaba. Apa itu waralaba serta jenis, tipe, dan contohnya secara detail dan lengkap agar Anda mendapat wawasan dan ilmu pengetahuan. Simak baik-baik ya!

Baca Juga:

Pengertian Waralaba

Menurut Wikipedia, Waralaba adalah sebuah hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Waralaba (bahasa Inggris: franchising), (bahasa Prancis: franchise) yang aslinya berarti hak atau kebebasan. Menurut peraturan perundang-undangan Indonesia, waralaba adalah perjanjian di mana salah satu pihak diberikan hak untuk menggunakan dan / atau menggunakan hak kekayaan intelektual atau fitur bisnis pihak lain berdasarkan ketentuan yang ditentukan oleh pihak lain dengan ketentuan yang disediakan dan / atau ditentukan penjualan barang dan jasa.

Baca Juga: Bisnis dan Pembahasan Secara Lengkap

Sementara itu, menurut Asosiasi Franchise Indonesia, adalah suatu sistem untuk mendistribusikan barang atau jasa kepada konsumen akhir yang memiliki pemilik waralaba, yang memberikan merek, nama, sistem, dan sistem yang telah ditentukan sebelumnya kepada individu atau perusahaan. Prosedur dan metode untuk hak berbisnis. Yang telah ditetapkan dalam jangka waktu tertentu dan wilayah tertentu.

Pengertian Waralaba – Menurut Para Ahli

Waralaba adalah

Berikut adalah beberapa definisi waralaba menurut beberapa pakar ahli:

1. Menurut Douglas J. Queen

Waralaba adalah Sebuah model pemasaran dan perluasan bisnis. Penerima waralaba yang telah membeli keuntungan bisnis dari kesadaran pelanggan akan nama dagang, sistem teruji, dan layanan lain yang disediakan pemilik waralaba.

2.  Menurut Rooseno Harjowidigdo

Waralaba adalah Suatu kerjasama dalam bidang perdagangan atau jasa yang dipandang sebagai salah satu cara untuk mengembangkan sistem bisnis di tempat lain, dimana pemilik waralaba secara ekonomi sangat menguntungkan karena mendapat imbalan pengelolaan dari penerima waralaba, produknya dapat disebarkan. ke tempat lain dimana penerima waralaba mengerjakan waralaba dan untuk konsumen yang membutuhkan produk penerima waralaba cepat didapat dalam kondisi segar dan belum rusak atau tidak.

3. Menurut Dominique Voillemont

Waralaba adalah Suatu cara melakukan kerjasama bisnis antara dua atau lebih perusahaan, satu pihak bertindak sebagai pemberi waralaba dan yang lainnya sebagai penerima waralaba.

4. Menurut Charles L. Vauhn

Waralaba adalah Sebuah bentuk kegiatan pemasaran dan distribusi dimana suatu perusahaan memberikan hak atau hak istimewa untuk menjalankan usaha tertentu dalam waktu dan tempat tertentu kepada individu atau perusahaan yang relatif lebih kecil.

5. Menurut Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2007

Waralaba adalah hak khusus yang telah dimiliki oleh seseorang, orang perseorangan atau badan usaha atas suatu sistem usaha yang bercirikan usaha dalam rangka memasarkan barang dan atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan / atau digunakan oleh pihak berdasarkan perjanjian waralaba.

Jenis-Jenis Waralaba

Jenis waralaba dibagi dua, yakni menurut kretaria dan menurut asal, sebagai berikut:

1. Waralaba Menurut Kreteria

  • Waralaba Produk.  Produk yang dijual dalam bentuk barang seperti makanan dan minuman. Contoh: Mc Donald, Kebab Turki, Cakekinia, KFC dan lain-lain.
  • Waralaba Jasa. Jenis waralaba yang satu ini memberikan produk dalam bentuk layanan jasa. Contoh: adalah Bimbel, Agen Tiket dan lain-lain.
  • Waralaba Gabungan. Jenis waralaba ini mempunyai produk yang dijual dalam bentuk barang dan jasa.

2. Waralaba Menurut Asal

Waralaba menurut asal dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Waralaba Luar Negeri. Jenis franchise ini cenderung disukai oleh masyarakat, karena franchise ini memiliki sistem yang lebih jelas, brand perusahaannya telah diterima oleh masyarakat di seluruh dunia, dan juga dinilai lebih bergengsi.
  • Waralaba Dalam Negeri. Waralaba jenis yang satu ini adalah termasuk dalam kategori pilihan investasi bagi masyarakat yang ingin menjadi wirausahawan dengan cepat atau secara instant tetapi tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang awal dan kelanjutan usaha pemilik waralaba. Contoh: restoran cepat saji.

Tipe-Tipe Waralaba

Beberapa tipe waralaba antara lain:

  • Trade Name Franchising. Merupakan jenis waralaba yang berhak berproduksi misalnya PT. Great River memiliki hak untuk memproduksi pakaian dalam Triumph di bawah lisensi dari Jerman.
  • Product Distribution Franchising. Merupakan jenis waralaba (franchise) yang mendapat hak untuk diedarkan di daerah tertentu, seperti minuman ringan, kosmetik.
  • Pure Franchising/ Busininess Format. Merupakan jenis waralaba yang mendapat hak penuh, mulai dari merek dagang, penjualan, peralatan, cara pengoperasian, strategi pemasaran, bantuan manajemen dan teknis, pengendalian mutu, dan sebagainya. Contohnya restoran, fast food, pendidikan, konsultan, dan lain-lain.

Keuntungan atau Kelebihan Waralaba, antara lain:

  • Proses membuka bisnis lebih cepat
  • Memiliki sistem yang sudah terbukti berhasil
  • Memiliki citra merek yang terkenal dan terbukti
  • Resiko kegagalan sangat kecil

Kurang atau kerugian Waralaba, antara lain:

  • Mengharuskan membayar Biaya Waralaba
  • Mengharuskan membayar Biaya Royalti
  • Terapkan aturan permainan yang harus diikuti
  • Melakukan obrolan dan pengawasan rutin

Contoh Waralaba

Pak Kamdi memiliki usaha warung kopi kekinian yakni Kedai Kopi Pak Kamdi. Saat ini bisnisnya terkenal dan memiliki banyak pelanggan sehingga Pak Kamdi ingin mengembangkan usaha warung kopi nya dengan sistem franchise. Paket yang ia sediakan meliputi merek dagang, bahan makanan, hingga SOP yang berlaku di warung kopi miliknya. Ia menjual paket waralaba ini sebesar Rp 6.500.000.

Paket Franchise yang ditawarkannya pun dibeli oleh Paimin, sehingga Paimin memiliki usaha rumah makan dari waralaba Kedai Kopi Pak Kamdi. Usaha yang dikelola oleh Paimin ini menggunakan nama, menu, rasa makanan, dan SOP yang sama seperti Kedai Kopi yang dimiliki Pak Kamdi. Paimin hanya mengatur seputar keuangan saja dan keuntungan per bulannya akan dibagi dengan Pak Kamdi sesuai dengan kesepakatan yang telah mereka berdua buat.

Contoh waralaba di Indonesia yang lain diantaranya:

  • Indomaret;
  • Alfamart;
  • Kopi Janji Jiwa;
  • dll

Baca Juga: 10 Daftar Bisnis Franchise Dibawah 5 Juta Terlaris

Demikianlah pembahasan mengenai Waralaba: Pengertian, Jenis, Tipe dan Contohnya. Semoga Artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian. Terima kasih telah membaca artikel dan jangan lupa nantikan artikel berikutnya hanya di Gagegomedia.com.

Baca Juga:
Team #GM